Hanya di Malaka, Bupati dan Wabup Malaka Hadiri Stuba di Bali – Malaka Beda Naaa!!!!

Warga Kabupaten Malaka sangat menyayangkan keputusan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, SN – KT menghadiri Studi Banding bersama Kepala Perangkat Daerah dan ADPRD Malaka di Bali disaat pemerintah lagi berusaha keras mencegah penularan Covid 19.

Harusnya sebagai kepala daerah memiliki sensivity yang baik dan harus responsif untuk mengurus masyarakat disaat pandemi covid 19 saat ini.

Kita minta supaya kegiatan Stuba itu dibatalkan dan ditunda di era pemberlakuan PPKM oleh Pemerintah Pusat dan Pemprov NTT.

Hal itu disampaikan Pengacara muda Malaka, Primus Seran Taek, SH, MH kepada wartawan di Betun, Senin ( 26/7-2021)

Primus meyampaikan keheranannya melihat keputusan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, SN-KT mengikuti Stuba di Bali padahal hal-hal seperti itu bisa ditangani dinas teknis terkait.

” Memangnya urgensinya apa sehingga Bupati dan Wakil Bupati ikut Stuba disaat pandemi Covid 19 seperti saat ini apalagi khan sudah jelas ada instruksi Presiden dan perpanjangan PPKM oleh Presiden Jokowi”

” Kog bupati dan wakil bupati ikut STUBA?? Emang itu tugas dari
kedua kada itu ka? Harusnya yang melaksanakan stuba itu bidang teknis, seperti eselon2 ke bawah”

” Bupati itu lama tinggal di Bali, trus pi STUBA tentang desa Adat Bali, emang selama bertahun-tahun tinggal di Bali gak ngerti Adat Bali ka ??”

Tokoh Pemuda Malbar, Paulus Jobul mengatakan hal senada.

” Ini masa Pandemi Covid 19. Harusnya Bupati dan Wakil Bupati Malaka urus rakyat bukan urus jalan – jalan untuk Stuba”

” Memangnya urgen sekali ko stuba itu? Dalam era kemajuan teknologi seperti sekarang harusnya dilakukan secara daring”

” Di Indonesia, saya baru dengar Bupati dan Wakil Bupati ikut Stubs bersama dewan. Malaka beda naaa…. ”

Bupati dan Wakil Bupati Malaka, SN-KT belum berhasil dikonfirmasi. ( boni)