DKPP Segera Adili KPU Malaka Soal Dugaan DPT Siluman dan Kejahatan Pilkada Malaka 2020

Majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) segera mengadili Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Malaka dalam sidang Koxe Etik yang diagendakan akan digelar, Jumat ( 3/9-2021)

Kepastian itu diperoleh setelah Pihak penggugat mendapatkan kepastian jadwal pelaksanaan sidang yang dikeluarkan DKPP belum lama ini.

Kuasa Hukum Paslon SBS-WT, Paulus Seran Tahuk,SH mengatakan hal itu kepada wartawan, Selasa (31/8-2021)

Dikatakannya, dugaan pelanggaran kode etik diimaksud adalah bahwa KPU Malaka dituding memihak pada salah satu Paslon peserta Pilkada, dengan memanipulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT). KPU diduga menggantikan DPT yang telah ditetapkan dalam Pleno dengan DPT lain berisi NIK siluman (tidak ada dalam data base kependudukan), NIK ganda (satu NIK dimiliki 2 atau lebih Pemilih) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK) ganda).

Paulus menjelaskan pihaknya sangat mendukung DKPP mengungkap tuntas masalah ini karena pihaknya melihat ada kejanggalan dalam penyelenggaraan Pilkada pada Tahun 2020 lalu. Kejanggalan tersebut adalah adanya penggantian DPT secara sepihak oleh KPU sehingga KPU memiliki kesempatan untuk untuk memasukkan ribuan pemilih siluman ke dalam DPT tersebut.

“Tujuan memasukkan pemilih siluman tersebut adalah untuk memenangkan Paslon tertentu. Ini yang kita laporkan ke DPP dan Puji Tuhan, setelah diverifikasi DKPP memutuskan layak disidang”, lanjut Paulus.

Ketua dan Anggota Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Malaka belum berhasil dikonfirmasi ( boni)