Masyarakat Malaka Dukung DKPP Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pilkada Malaka 2020

Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Malaka mengapresiasi dan memberikan dukungan Penuh kepada DKPP untuk mengusut tuntas sejumlah dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan penyelenggara pemilu di Kabupaten Malaka agar tidak menjadi preseden buruk bagi pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah Kabupate Malaka – perbatasan RI-RDTL.

Warga meminta DKPP supaya dalam menggelar sidang terkait Kode Etik Penyelenggara agar dilakukan dengan seadil-adilnya dan profesional agar hasilnya dapat digunakan sebagai standart perbaikan kualitas penyelenggara pemilu kedepan.

Warga juga mendesak bila dalam sidang tersebut apabila pihak penyelenggara terbukti melakukan pelanggaran kode etik maka harus dilanjutkan ke urusan pidananya supaya pihak-pihak yang bersalah harus dihukum agar memberikan efek jera dan tidak terjadi kejahatan pemilu yang baru dimasa mendatang.

Demikian intisari pendapat dan harapan masyarakat Kabupaten Malaka yang dihimpun media ini, Selasa ( 31/8-2021).

Ketua Perpenda Kabupaten Malaka, Robby Koen kepada wartawan menyambut baik pelaksanaan sidang terkait Kode Etik yang digelar DKPP Jumat mendatang.

” Kita memberikan apresiasi dan dukungan kepada DKPP yang merespon laporan pihak-pihak yang dirugikan dalam perhelatan pilkada Malaka 2020 lalu untuk disidangkan”

” Kita berharap DKPP yang diberi kewenangan oleh negara bisa bertindak profesional dalam mengadili kasus pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu agar hasilnya bisa digunakan untuk perbaikan kinerja penyelenggara pemilu dimasa mendatang”

Pengacara Muda Malaka, Primus Seran Taek,SH,MH kepada wartawan memberikan apresiasi kepada DKPP yang dinilai sangat responsif menanggapi laporan masyarakat perbatasan RI-RDTL terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Penyelenggara Pemilu dalam pelaksanaan pemilu di Kabupaten Malaka 2020.

” Ini langkah yang sangat bagus untuk mencairkan kebekuan pasca perhelatan pilkada Malaka 2020 lalu”

” Ini satu bukti bahwa Para penyelenggara pemilu itu tidak kebal hukum dan bila terdapat pelanggaran yang diputuskan dalam sidang kode etik itu bisa berpeluang memasuki ranah pidana”

Pemuda Malaka, Paulus Jobul kepada wartawan mengatakan sangat mendukung agenda DKPP menggelar sidang untuk mengadili para penyelenggara pemilu.

” Sidang ini merupakan model pembelajaran yang sangat bagus kepada rakyat tetutama kepada para penyelenggara pemilu supaya dalam bekerja harus profesional dan tidak menghalalkan berbagai cara yang mencederai pesta demokrarasi di negeri ini”

” Sebagai warga RI yang bermukim di perbatasan RI-RDTL kita memberikan dukungan kepada DKPP untuk menggelar sidang dengan mengedepankan profesionalisme dan memberikan keputusan yang seadil-adilnya dalam sidang yang digelar Jumat mendatang untuk perbaikan kualitas perhelatan pesta demokrasi dimasa mendatang ” ( boni)