PON XX PAPUA. Papua Andalkan Rezza Octavia Jadi Pendulang Emas di PON Papua

Jakarta: Setelah melalui perdebatan panjang akhirnya atlit penghuni pelatnas diijinkan kembali untuk memperkuat daerahnya diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, yang akan dilaksanakan tanggal 29 September – 15 Oktober 2021. PON Papua secara seremonial akan dibuka tanggal 2 Oktober 2021 oleh Presiden Joko Widodo.

Ketua Pengprov Perpani Papua Dr.Juliana Waromi,SE,M.Si, dalam beberapa kesempatan menyampaikan Papua menargetkan 3 medali emas pada gelaran PON di Bumi Cendrawasi. Target yang dicanangkan rasanya cukup beralasan, maklum sebagai tuan rumah tentu diuntungkan oleh berbagai faktor, salah satunya dukungan penonton dan persiapan tim yang jauh lebih siap.

Peta persaingan cabor panahan yang diprediksi bakal mengalami persaingan yang ketat, lantaran cabor ini mengalami perkembangan yang signifikan akhir-akhir ini, mengingat kekuatan tim yang akan hadir di Papua kali ini cukup merata.

Tim Panahan Papua sudah siap menghadapi persaingan di PON XX nanti. Tim yang dtangani salah satu pelatih bertangan dingin Wiryawan Richard Yohanis (coach Iwan), telah melaksanakan pemusatan latihan di Karang Anyar (Jawa Tengah) sejak Oktober 2019.

“Para pemanah muda potensial (non pelatnas) banyak mengalami kemajuan dan bakal menjadi pesaing para seniornya diajang PON nanti,” tutur Wiryawan Richard Yohanis Pelatih Panahan Papua.

Coach Iwan begitu sapaannya, mengklaim skuad Panahan Papua, yang terdiri dari dua belas atlet putra dan sebelas atlet putri, sudah dalam kondisi siap tempur seratus persen.

“Mereka kami jaring dari berbagai daerah berdasar proses seleksi secara bertahap. Komposisi ini sudah sesuai dengan kuota Panahan di PON XX yang ditentukan KONI Papua,” kata Coach Iwan.

Dengan komposisi yang ada, Iwan berharap target mendulang 3 keping emas yang dibebankan Pengprov Papua bisa memberikan kontribusi bagi tim PON Papua untuk menenpati 3 besar.

“Kami berharap medali itu bisa disumbangkan dari nomor perorangan dan beregu putri recurve melalui Pemanah nasional, Rezza Octavia dan nomor compound putra,” tegas Iwan.

Kehadiran dua atlit nasional Rezza Octavia (recurve putri) dan IGN Puruhito (compound putra), cukup memberikan harapan untuk menggapai target mereka. Pada nomor compound putra masih ada Catur Wuri Adi Nugroho yang tampil cukup bagus diajang seleksi nasional akhir agustus lalu.

Kendati begitu, Papua tetap harus waspada dan hati-hati karena perkembangan para pemanahan muda yang sedang terjadi di berbagai daerah, begitu juga dengan konsistensi pemanah senior yang akan hadir di Papua.

Namun, Iwan tak gentar dengan potensi pemanah mudanya dan siap membuat kejutan saat menghadapi daerah yang menjadi pesaing utama, yakni Jatim, Jabar, Jateng, DKI Jakarta dan Banten.

Dari 23 atlit panahan Papua , ada dua pemanah Pelatnas bakal memperkuat Papua, Rezza Octavia dan IGN Puruhito. Sedangkan sisanya merupakan pemanah muda yang datang dari berbagai daerah di Papua, Bali dan Jawa Timur.

TIM PANAHAN PAPUA
Manejer Tim : Dr.Juliana Waromi,SE,M.Si.
Asisten Maneger : Nason Uty
Pelatih : Wiryawan Richard Yohanis
Asisten Pelatih : Unggul Broto, Maria wapai, Otis Mano

Tim Putri :
1. Joy Immanuela N.S.
2. Revica Natswa
3. Ariesta Putri Dewi
4. Ira Dwi Pusfairisa
5. Rezza Octavia
6. Benbepon Mindi E. AP
7. Bintang Mayla P. Samar
8. Pande Putu Gina Putri Arista
9. Anggita Bintang P.
10. Andi Tia Rini
11. Binsasor AP

Tim Putra:
1. Franklin Mirino
2. Jonathan D.Fimbay
3. M. Revaldi Syahban
4. M. Perdana Pangestu
5. Anthonius L.Gebze
6. Sakeus I.Kosi
7. Agus Sopyan
8. A.A Bagus Gangga P.Premananda
9. IGN Puruhito
10. Catur Wuri Adi Nugroho
11. Isodaak Elopere
12. Sampir Purnomo ( fw)