PON XX PAPUA: Bukti Kecintaan Jokowi Terhadap Masyarakat Papua.

JAKARTA: Penyelenggaraan pekan olahraga terbesar di Tanah Air dipastikan akan segera dilaksanakan di tanah Papua dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah daerah Papua adalah mempercepat proses vaksinasi terhadap masyarakat. Hingga saat ini diperkirakan sudah lebih dari 70 persen masyarakat dan petugas PON Papua telah menjalani vaksinasi.

Dengan mengusung tag line TORANG BISA, masyarakat Papua menjawab keraguan berbagai pihak, mampukah Pemerintah Daerah yang dipimpin Gubernur Papua Lukas Enembe melaksanakan hajatan besar di tengah pandemic covid-19 ?

Gara-gara PON, masyarakat Papua mendadak pintar berjamaah, karena tuntutan menyelenggarakan hajatan ditengah pandemic, mereka harus cepat belajar dan melakukan berbagai inovasi demi suksenya PON. Bagi orang Papua ini saatnya mereka menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia, kalau mereka mampu dan mereka adalah bagian dari NKRI yang patut diperhitungkan dalam berbagai aspek. Papua tidak hanya memiliki sumber daya alam (kekayayaan alam) namun punya sumber daya manusia yang tidak kalah hebat, karena PON ini terselenggara berkat ide dan kreativitas putra-putra terbaik Papua.

PON XX Papua akan mempertadingkan 37 cabang olahraga, diikuti 7.066 atlit dari 34 propinsi . Penyelenggaraannya akan berlangsung di empat kluster (wilayah) Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Untuk mendukung penyelenggaraan perhelatan empat tahunan tersebut, terdapat delapan venue bertaraf internasional, bahkan Rp.950 miliar APBN akan digelontorkan pemerintah pusat demi suksesnya hajatan besar ini. Harapan besar pemerintah pusat, pasca PON fasilitas olahraga ini bisa dipergunakan untuk membangkitkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Gubernur Papua Lukas Enembe dalam sambutan peresmian Kantor Sekretariat Sub PB PON Kota Jayapura beberapa waktu lalu sempat berujar, bahwa banyak yang meminta Presiden Jokowi agar PON ditunda bahkan kalau bisa dipindahkan, namun Presiden dengan tegas mengatakan tidak! Ini saatnya kita menunjukkan kebanggaan Papua dengan melaksanakan PON.

Komitmen Jokowi jelas, pemerataan pembangunan dan tumbuhnya pembangunan di Bumi Cendrawasih pasca pelaksanaan pekan olahraga multi even tersebut. Inilah salah satu bukti kecintaan Presiden Jokowi terhadap pemerintah dan masyarakat Papua.

Ditemui di Jakarta, Anggota Dewan Hakim PON XX Hengki F.Sawaki mengungkapkan bahwa, “Papua selalu menjadi perhatian sejak Pace Jokowi memerintah negeri ini.

“Presiden Jokowi ada di hati orang Papua, karena dimatanya Papua sangat berarti dan penting, sudah 13 kali Presiden Jokowi kunjungi Papua dibandingkan presiden-presiden terdahulu, ini bukti sentuhan seorang kepala negara yang melihat pembangunan ini tidak berpusat di pulau Jawa saja atau sebatas Sulawesi saja. Karena itu wajar kalau Bapak Presiden bertekad PON tetap dilaksanakan, apapun yang terjadi. Persiapan venue dan panitia penyelenggara sudah 90 persen, bahkan dalam beberapa hari ke depan kita sudah mulai melakukan tes even,” tegas lelaki hitam manis berbadan tambun.

Pernyataan Hengki cukup beralsan karena Jokowi punya komitmen dalam membangunan tanah Papua. Kecintaan Jokowi terhadap tanah Papua bukan baru kali ini, mungkin Jokowi adalah kepala negara yang rajin mendatangi Papua. Andai ini bukan pandemic, masyarakat Papua akan tumpah ruah dari Bandara Sentani hingga Stadion Papua Bangkit. Mereka akan menyambut kedatangan mantan Walikota Solo dengan kehangatan dan kecintaan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata.

Menjelang pelaksanan perhelatan PON XX, berbagai akses disektor perhubungan darat, laut dan udara turut menjadi perhatian pembangunan dalam rangka mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung pada 2 hingga 15 Oktober 2021. ( fw)