Venue Panahan Mandapat Apresiasi, Sayang PB PON Tidak Nampak.

JAYAPURA: Cabang Olahraga Panahan hari ini mulai melaksanakan pertandinagan di venue Panahan PON Kampung Harapan, Sentani. 160 atlit dari 20 propvinsi akan memperebutkan 15 medapi emas di tiga divisi yang dipertandingkan, recurve, compound dan nasional.

Dilansir dari jaringan MIO INDONESIA pembukaan Cabor Panahan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dilakukan oleh Ketua Harian Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Yunus Wonda didampingi Ketua Panitia Pelaksana Cabor Panahan Hengky F.Sawaki dan Sekjen Perpani DR.Nyak Amir dan sejumlah pengurus Perpani provinsi Papua.

Tampilan venue panahan PON XX Papua membuat banyak pihak kagum, diapit dua bukit dan pepohonan yang rindang menjadikan venue yang mirip dengan venue panahan GBK Senayan terlihat indah dipandang.

“Ini salah satu venue terbaik yang ada di Indonesia, sangat eksotik. Dari sisi lay out dan seting pertandingan sudah sangat bagus, angin dan tenparatur yang menyengat menjadi tantangan tersendiri bagi atlit,” tegas Ary Wiranto pengawas pertandingan PB Perpani yang hadir memantau pelaksanaan PON XX bersama Fajar Putra, Bandjangan dan Leon Irfan.

Pujian terhadap venue Panahan PON datang juga dari sejumlah pengurus dan pengawas dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang mendampingi Ketua Umum PB KONI Letjen TNI (Pur) Marciano Norman.

Tampilan venue panahan 90 persen terbaik dan lengkap jika dibandingkan dengan venue lainnya. Kami sudah mengunjungi beberapa cabor yang telah melaksanakan pertandingan, tapi banyak dari venue tersebut masih kekurangan seperti, air, listrik dan tempat medis untuk melaksanakan prokes Kesehatan.

Dari penelusuran kami, sejak beberapa hari persiapan menjelang pembukaan cabor panahan tidak nampak pengurus PB PON yang hadir melihat sejauhmana persiapan di venue ini. Beberapa pengurus Perpani yang coba kami tanyakan membenarkan hal tersebut. Yang lebih memprihatinkan, para petugas dan panitia di sub kluster ini tidak dibekali dengan seragam layaknya sebuah event nasional. Para judge dan petugas lapangan menggunakan seragam seadanya.

Beberapa pengurus KONI yang hadir mengaminkan buntunya kominikasi antara PB PON dan panitia penyelenggara cabor panahan. Namun mereka salut dengan semangat panitia penyelenggara yang berjibaku mendandani venue sehingga tampak elok dipandang.

Kami melakukan semua ini demi Papua, arahan Ketua Perpani Papua kami harus atur semuanya dengan baik sesuai harapan Gubernur Papua Lukas Enembe, untuk urusan keuangan dan perlengkapan lainnya silahkan tanyakan ke PB PON, tegas Hengky F.Sawaki Ketua Panitia Cabor Panahan. ( fw)