Laga Perdana Rugby POn XX, Disaksikan DMS Consul General of PNG to Jayapura

SENTANI: Untuk pertama kalinya cabang olahraga Rugby dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan diikuti oleh 6 tim putra dan putri yang lolos praqualifikasi PON XX. Pertandingan Rugby tujuh (Rugby 7s) dilangsungkan di lapangan Rugby AURI, Kabupaten Jayapura.

Rugby menjadi salah satu cabang olahraga terakhir yang dipertandingkan. Pertandingan akan dimulai pada 12 – 14 Oktober 2021, akan memperebutkan 2 medali emas, untuk kategori putra dan putri.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Rugby Union Indonesia (PB PRUI) Dr.Didik Mukrianto,SH,MH, yang menyaksikan jalannya pertandingan dari tribun kehormatan, merasa senang, karena untuk pertama kalinya Ragby dapat dipertandingkan secara resmi di PON Papua. Hadirnya Rugby juga mendapat sambutan yang antusias dari penonton yang memenuhi venue Rugby yang tampak megah, dengan standar internasional.

Kegembiraan Didik yang juga anggota DPr RI cukup beralasan, karena semua tim yang tampil menunjukkan permainan yang indah dan sangat menarik, namun penuh kekeluargaan dan sportifitas. Rugby merupakan salah satu cabor yang keras, karena disana ada body contact yang bisa membuat pemain rentan dengan cedera. Namun diatas semuanya ada nilai sportifitas, karena dalam Rugby ditanamkan nilai-nilai solidarity, integrity, passion, respect dan disiplin.

Didik tidak terlalu kaget dengan animo masyarakat yang menyaksikan pertandingan dibawah teriknya matahari. Papua menurut politisi Partai Demokrat, merupakan pionir hadirnya Rubgby di Indonesia. Didik berharap Papua lebih maju dan berkembang lagi, karena Papau menjadi salah satu lumbung pemain nasional.

Didik berharap Rugby bisa lebih berkembang lagi, karena ini merupakan industry olahraga yang mampu menyaingi sepakbola ke depan. Venue yang dibangun dengan standar safety yang tinggi, diharapkan pasca PON akan banyak kejuaraan yang dilakukan di Bumi Cendrawasih.

Target Papua di Ragby sudah bulat, kami akan kawinkan emas putra dan putri, tegas Hengky F.Sawaki Pengurus Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Papua yang hadir di lapangan Ragby AURI. Keyakinan Hengki didasari dari hasil uji coba di Bandung dan kejuaran nasional di Yogjakarta. Saat itu tim Rugby Papua berhasil menyabet juara baik putra maupun putri.

Tim putri DKI Jakarta, Bali , Jabar, DIY, Aceh, Papua, masing-masing salimg berhadapan demikian hanya di tim putra, Aceh, DKI Jakarta, Papua, DIY, Banten, Jabar.

Besok akan dilakukan pertandingan guna menentukan ranking, dan selanjutnya ranking 1 hingg 4 akan bertanding memperebutkan medali emas. Perak dan perunggu, kamis 14 Oktober 2021.

Pembukaan cabor Ragby juga dihadiri DMS Consul General of PNG to Jayapura, Papua province, republic of Indonesia Geoffry Wiri (Col). Papua Nugini (PNG) adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua yang berbatasan darat dengan provinsi paling timur Indonesia.

Kepada radarperbatasan.com (jaringan MIO Indonesia) Geoffry menyatakan pelaksanaan PON di Papua sebenarnya ingin disaksikan oleh masyarakat PNG, namun karena masih masa pandemic, niat itu tidak kesampaian.

Selama covid perbatasan PNG-Indonesia, untuk sementara waktu ditutup, pada hal masyarakat PNG ingin sekali menyaksikan pesta olahraga multi event di Bumi Cendrawasih, lanjutnya.

Pelaksanaan PON lanjut DMS Consul General of PNG to Jayapura, berlangsung sangat aman. Lanjutnya, Papua bukan tempat konflik, jika ada konflik itu hanya ulah satu atau dua orang. Dengan adanya fasiltas yang cukup memadai tidak menutup kemungkinan akan dilangsungkan pertandingan sister city antara Port Moresby dengan Jayapura.

Geoffry yang sudah 5 tahun menjabat di Indonesia, menilai hubungan bilateral kedua negara sangat baik, demikian juga penilaian pihak luar yang mengatakan Papua tidak aman, dengan tegas dibantahnya. Papua menurut Geoffry, tempatnya aman, masyarakatnya ramah, penilaian orang luar tentang hal miring terhadap Papua, tidak benar, tegasnya.

Berikut 10 besar perolehan medali PON XX :
(emas-perak-perunggu)

1. Jabar : 108-87-97
2. Jatim : 97-79-70
3. DKi. : 90-74-85
4. Papua. :78-50-84
5. Jateng : 23-43-57
6. Bali : 22-19-39
7. Kaltim : 21-30-33
8. Riau. : 17-21-17
9. Lampung : 13-9-9
10. Sulsel. : 11-11-12 ( fw)