Peringati Sumpah Pemuda , SMP Negeri 5 Tamsel menyelenggarakan Gebyar Bulan Bahasa 2021 dengan Tema. “ Cinta Budaya Lokal Dengan Teknologi Digital”

 

Bekasi.
Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2021 , SMP Negeri 5 Tambun Selatan Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi menyelenggarakan kegiatan Gebyar Bulan Bahasa 2021 mengangkat Tema. “ Cinta Budaya Lokal Dengan Teknologi Digital”
Kegiatan yang diselenggarakan diisi dengan beragam lomba diantaranya Lomba mendongeng, membaca puisi, Cipta pantun, membuat Quote, menulis cerpen, dan Reportase .
Acara tersebut Secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Dr.H. Carwinda,M.Si. Kamis ( 28/10/2021 )

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala SMP Negeri 2 Cibitung, Kepala SMP Negeri 3 Cikarang Utara, Komite Sekolah SMP Negeri 5 Tambun Selatan, serta perwakilan dari Desa.

Dalam sambutanya Kepala SMP Negeri 5 Tambun Selatan, Rija Sudrajat, S.Pd.MM.Pd. mengatakan mengenal dan mencintai budaya lokal namun SMP Negeri 5 Tambun Selatan menggunakan Teknologi Digital.

“ Perlu saya laporkan kepada bapak kepala dinas pendidikan kabupaten bekasi, bahwa serangkaian acara ini merupakan rangkaian dari yang pertama, kegiatan workshop literasi yang sudah kita laksanakan selama dua hari, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lomba Gebyar Bulan Bahasa dengan Tema “ Cinta Budaya Lokal Dengan Teknologi Digital ” ya mudah mudahan apa yang kita lombakan pada hari ini sesuai dengan tema bisa kita laksanakan walaupun dengan mengenal ataupun mencintai budaya local tapi kita menggunakan teknologi teknologi digital.” Ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa lomba yang dilaksanakan salah satunya adalah lomba reportase dimana siswa dilatih seperti reporter televisi. “ alhamdulilah anak anak kita sudah bisa membuat seperti reporter televisi , kebetulan kemarin kita panggil diskominfo sebagai nara sumber . kemudian perlu saya sampaikan kepada bapak kepala dinas pendidikan kabupaten bekasi bahwa anggaran kegiatan ini sudah ada ARKAS , alhamdulilah kita bisa laksanakan dengan baik ,dan sekaligus juga saya sampaikan kepada bapak komite bahwa kegiatan ini ada dalam ARKAS pak , dan selanjutnya saya ucapkan terima kasih kepada bapak kepala dinas pendidikan kabupaten bekasi , bapak komite dan teman teman semua serta para bapak ibu dewan guru yang sudah hadir dalam kesempatan ini dan mohon dengan sangat nanti bapak kepala dinas untuk membuka kegiatan gebyar bulan bahasa , itu saja barang kali, pak kadis tadi sudah ditampilkan beberapa rangkaian lagu lagu baru satu minggu pak latihanya , insyaallah pak tanggal 23 november akan tampil di acara purna bakti kepala sekolah mudah mudahan dihadiri oleh bupati pak.” Harapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Dr.H. Carwinda,M.Si. mengatakan mengapresiasi kegiatan yang bertepatan dengan momentum hari Sumpah Pemuda adalah merupakan salah satu implementasi dari proses belajar mengajar pendidikan krakter guna memupuk rasa nasionalisme sekaligus sebagai sarana mengenal budaya daerah.

“ Bapak ibu sekalian yang saya hormati saya mengapresiasi kegiatan pada hari ini dan ini merupakan salah satu implementasi dari proses belajar mengajar, tahun 2019 kita sudah melauncing tentang pendidikan krakter dan salah satu menjadi tema juga pada hari ini yaitu mengenal budaya daerah dan disini ada Cinta Budaya Lokal Dengan Teknologi Digital.”terangnya.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa yang dibutuhkan dunia pendidikan ada dua hal dalam pembelajaran yaitu bahasa dan angka.

“ bapak ibu sekalian yang saya hormati, bahwa kegiatan ini adalah dalam rangka gebyar bulan bahasa , saya mendapatkan informasi ketika ngobrol dengan orang orang pendidikan bahwa ternyata yang dibutuhkan oleh anak anak dan kita semua ada dua hal dalam pembelajaran, yang pertama adalah belajar bahasa, yang kedua adalah belajar angka. kenapa demikian? Karena ketika kita menyampaikan apa yang menjadi pikiran kita adalah dengan menggunakan bahasa, kemudian kenapa juga mesti kita faham tentang angka, karena anggka itu pasti, atau logika, artinya kita mengunakan bahasa dan berpikir logis, jika angka itu satu tambah satu sama dengan dua tidak bisa lebih dari itu, itu logis , logika seperti itu paling penting dalam pendidikan. jadi pada hari ini barang kali smp negeri 5 tambun selatan mengaplikasikan tindak lanjut dari literasi adalah dengan melaksanakan beberapa lomba yang berkaitan dengan bahasa terus dikembangkan, kemudian juga mungkin sekolah sekolah yang lain juga bisa mengambil kira kira apa yang perlu dikembangkan.” Ungkapnya. ( POLMAN MANALU )