Diduga Lecehkan Profesi Wartawan – Akun Facebook Domi Klau Bria Resmi Dilaporkan di Mapolres Malaka

Wartawan Media Online Sakunar.com, Yohanes Germanus Seran ( Yoger) resmi melaporkan pemilik akun facebook Domi Klau Bria di Polres Malaka – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Selasa ( 2/11-2021) karena diduga kuat melecehkan profesi Wartawan.

Laporannya sudah diterima Kasat Reskrim melalui Kanit Tipiter Polres Malaka, Aiptu Yosef Wadan

Seperti surat pengaduan yang ditulis sendiri Wartawan Yohanes Germanus Seran kepada Kapolres Malaka melalui Kasat Reskrim Polres Malaka tanggal 2/11-2021 yang juga diterima wartawan media ini mengatakan merujuk pada Nota Kesepamahaman antara Dewan Pers Dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: 2/DP/MoU/II/2017, Nomor: B/15/II/2017 Tentang Koordinasi Dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan, maka saya: Yohanes Germanus Seran, Wartawan Media Online Sakunar.com berkedudukan di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan kepada Bapak Kapolres Malaka sebagai berikut:

Dikatakannya, bahwa pada Hari Minggu, Tanggal 31 Oktober sekitar Pukul … Wita, saya mempublikasikan sebuah berita di Media Sakunar.com dengan Judul: “6 Tahun Ladang Diambil Untuk Tambak Garam, Petani Belum Tahu Akan Dapat Berapa”. Bahwa berita tersebut merupakan sebuah karya jurnalistik sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Bahwasanya karya tersebut adalah hasil dari “mencari dan mengolah infornasi dari nara sumber yang ada”.

” Link berita tersebut kemudian saya share ke beberapa group Facebook termasuk group MALAKA MEMLIH 2021-2026 pada Senin, 01 November 2021 pagi. Kemudian link tersebut dikomentari oleh akun facebook Domi Klau Bria pada Senin Malam sebagai berikut: “WARTAWAN PROVOKATOR…TIDAK NALAR YG SEHAT. KALO MAU BUAT BERITA UTK DAPAT DUIT, JANGAN SIFATNYA MEMPROVOKASI MASYARAKAT YG MEMBACANYA.”

“Bahwa dalam komentar tersebut, saya menilai terkandung unsur dugaan pelecehan atau penghinaan terhadap profesi saya sebagai Wartawan Indonesia. Misalnya dalam kata-kata WARTAWAN PROVOKATOR…TIDAK NALAR YG SEHAT. KALO MAU BUAT BERITA UTK DAPAT DUIT,”.

“Bahwa karena dugaan tindak pidana tersebut dilakukan secara terbuka di hadapan publik melalui media sosial facebook, maka saya sebagai wartawan yang memiliki hasil karya jurnalistik tersebut merasa sangat dirugikan. Hal inipun secara tidak langsung menghambat profesi saya sebagai insan pers. Karena dengan pelecehan tersebut, kepercayaan publik kepada saya dan hasil karya saya memudar dan kewajiban saya untuk mengumpulkan, mengelolah dan menyampaikan informasi kepada publiik pun terganggangu”

” Karena alasan tersebut, sebagai warga negara Indonesia, sekaligus sebagai Wartawan Indonesia, saya menuntut pemulihan hak saya sesuai ketentuan Perundang,undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Diantaranya:
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2019 Tentang Pers.

2. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

3. Pasal 310 KUHP”

” Akun facebook Domi Klau Bria diduga milik seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan Guru Agama Katolik pada SMP Swasta Angkasa di Penfui, Kupang. Hal tersebut diketahui dari informasi pada beberapa akun facebook dengan nama mirip, antara lain akun: Klau Bria Domi, Domi KlauBria (Domi) dan Domi Klaubria”

” Kami mohon, kiranya sesuai kewenangan yang dimiliki institusi yang Bapak pimpin memanggil dan saudara Dominikus Klau Bria untuk dimiintai klarifikasi dan pertanggungjawaban sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku”.

“Demikian beberapa hal yang perlu kami sampaikan kepada Bapak Kapolres Malaka sesuai Nota Kesepamaham antara Dewan Pers dan Polri, juga mengenai fakta dugaan tindak pidana sebagaimana dijelaskan di atas” .

Kasat Reskrim Polres Malaka melalui Kanit Tipiter Polres Malaka, Aiptu Yosef Wadan kepada wartawan membenarkan adanya laporan dari Wartawan Sakunar.com, Yohanes Germanus Seran di Mapolres Malaka.

” Kita sudah terima laporannya selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan atasan untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut” ( boni)