Jumlah Kendaraan di Malaka  23.090 Unit –  Anggota DPRD Malaka  Desak  Kapolda NTT Segera Adakan Peralatan Pembuatan SIM di Kabupaten  Malaka

Jumlah Kendaraan untuk Wilayah Kabupaten Malaka sesuai data Aplikasi Server Samsat Malaka sampai dengan saat ini berjumlah 23.091 Unit baik Roda dua maupun Roda empat. Dari jumlah tersebut untuk kendaraan roda empat berjumlah 2.477 Unit dan roda dua berjumlah 20.614 unit jadi totalnya adalah 23.091 unit yang tersebar di 12 Kecamatan Se- Kabupaten Malaka.

Sumber Data itu diperoleh dari hasil Konfirmasi media ini dengan Kepala UPT.Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Malaka Clara M.F.Bano, SE, Selasa ( 9/11-2021)

Dari jumlah kendaraan diatas menimbulkan banyak persoalan terutama menyangkut kemudahan untuk mengakses kelengkapan kendaraan seperti pembuaran SIM baru dan Perpanjangan SIM karena fasilitas itu hingga saat ini belum disediakan di Malaka, padahal daerah ini sudah mekar sebagai DOB dari Kabupaten Belu sejak tahun 2013 dan kehadiran Polres Malaka sudah 3 tahun namun peralatan pembuatan SIM bagi rakyat belum tersedia.

Kondisi diatas dikritisi anggota DPRP Malaka saat dihubungi secara terpisah wartawan media ini, Selasa.

Anggota DPRD Fraksi PDIP Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury kepada wartawan meminta kepada Kapolda NTT dan Kapolres Malaka agar memberikan atensi terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat terkait fasiltas pembuatan SIM di Kabupaten Malaka karena tingginya permintaan masyarakat akan kelengkapan surat-surat kendaraan berupa pembuatan SIM baru dan perpanjangan SIM yang kadaluarsa masa pemberlakuannya.

” Saya sering mendapatkan keluhan dan pertanyaan masyarakat saat turun reses atau dalam acara kemasyarakatan yang mengeluhkan sulitnya membuat SIM baru dan perpanjangan SIM yang sudah habis masa berlakunya”

” Kita minta dan mendesak Kapolda NTT dan Kapolres Malaka agar segera memperhatikan kebutuhan rakyat itu agar segera diadakan di Malaka sebagai wujud nyata merealisasikan Perintah Kapolri untuk mengoptimalkan pelayanan bagi rakyat”

” Apalagi Kabupaten Malaka ini merupakan salah satu Kabupaten Perbatasan negara yang langsung berbatasan dengan negara Timor Leste harus menjadi daerah percontohan terutama dalam hal disiplin berlalulintas”

” Kita berharap Kapolda dan Kapolres Malaka memberikan perhatian dan merespon kebutuhan masyarakat karena sifatnya kebutuhan mendesak dan harus segera dipenuhi untuk peningkatan kualitas disiplin berlalu lintas di kawasan perbatasan negara ini”

Markus Baria Berek , Anggota Fraksi Partai Golkar Kabupaten Malaka mengatakan hal senada.

” Soal pelayanan SIM bagi masyarakat di Malaka saat ini merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak sehingga harus mendapatkan perhatian serius Kapolda NTT dan Kapolres Malaka”

” Selama ini, sebelum ada Mako Polres di Malaka kita mendapatkan pelayanan dari Mapolres Belu melalui pelayanan SIM Keliling yang dipusatkan di Polsek Malaka Tengah tetapi saat sudah ada Polres malah kita tidak mendapatkan pelayanan pembuatan SIM di Malaka. Tentunya ini langkah mundur dalam aspek pelayanan kepada masyarakat”

” Kita sering mendapatkan keluhan masyarakat terkait sulitnya membuat SIM baru atau perpanjangan SIM karena Kabupaten Malaka saat ini tidak lagi mendapatkan pelayanan seperti biasanya”

” Kalau masyarakat yang butuh sekali mereka harus datang ke Kabupaten Belu untuk membuat SIM baru atau memperpanjang SIM tetapi faktor jarak dan biaya tetap menjadi kendala bagi masyarakat”

” Sarana pembuatan SIM harus segera disiapkan di Malaka untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar warga mendapatkan kemudahan membuat SIM, tidak buang waktu dan biaya pengurusan di Kabupaten Belu”

” Ini Kabupaten Perbatasan sehingga harus memberi contoh yang baik dalam disiplin berlalulintas. Salah satu indikator keberhasilan dalam peningkatan disiplin berlalulintas yakni para pengandara kendaraan harus memiliki SIM”

Pemuda Malaka Barat, Paulus Jobul kepada wartawan meminta agar percepatan menghadirkan alat pembuatan SIM di Malaka harus diprioritaskan karena sangat dibutuhkan masyarakat.

” Saya lihat pengguna jalan di Malaka khususnya di Malaka Barat saat ini cukup banyak karena banyak warga membeli kendaraan bermotor sehingga perlu ditunjang dengan kelengkapan pengendara motor seperti SIM”

” Kelengkapan SIM itu bisa membantu petugas lalulintas kita mengedukasi rakyat tentang tertib berlalulintas di daerah ini, agar mutu dan disiplin berlalulintas di Kabupaten Perbatasan ini bisa meningkat dan berkualitas setiap tahun”

Kapolres Malaka, Rudy secara terpisah kepada wartawan mengatakan pihaknya terus  berupaya dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Malaka dan pihaknya terus melakukan koordinasi ke tingkat  atas dengan Kapolda NTT dan Direktur Lalulintas untuk sesegera mungkin merealisasikan permintaan masyarakat untuk kemudahan membuat SIM di Malaka. ( boni)