Kapolres Malaka Tetap Komit Bersinergi Untuk Percepatan Vaksinasi Bagi Warga Perbatasan

Redaksi

Kapolres Malaka, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo,SH,SIK tetap berkomitmen bersinergi dengan berbagai elemen guna percepatan pelaksanaan Program Vaksinasi Covid 19 bagi Warga Kabupaten Malaka – Perbatasan RI-RDTL.

Kapolres Malaka mengatakan kerja-sama yang dibangun antar Polri-TNI, Pemerintah dan Tokoh Agama serta berbagai elemen masyarakat sangat kondusif sehingga target 70 persen pelaksanaan Vaksinasi hingga akhir tahun 2021 dapat tercapai.

Hal itu disampaikan Kapolres Malaka, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo,SH,SIK kepada wartawan saat memantau proses finishing Pembangunan Mako Polres Malaka yang baru di Betun- Ibu Kota Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Senin (29/11-2021).

” Hari Sabtu lalu kita sudah gelar Vaksin di Aula Dekenat Malaka dan dalam satu hari bisa menghabiskan 2.100 dosis Vaksin bagi 2.100 warga”

Kapolres yang dikenal sangat akrab dengan wartawan itu mengaku belum merasa puas dengan capaian tersebut karena belum semua masyarakat Kabupaten Malaka tervaksin dan  belum mencapai target 70

“Kami tidak patah semangat dan kita berharap kegiatan Vaksinasi ini tetap berlanjut . TNI-POLRI  tetap bersinergi untuk percepatan Vaksin dan tentunya dibantu oleh instansi terkait dalam hal ini  Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan bersama tokoh agama”, katanya

Pantauan media ini Jajaran Polres Malaka dalam pelaksanaan program Vaksinasi di Malaka
melibatkan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dari Satuan Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti Kompi Senapan  yang selalu setia
memobilisasi warga dari desa dan Kecamatan- Kecamatan lain dengan menggunakan kendaraan Dinas Polres Malaka maupun Kendraan Truk Militer, juga kendaraan Truk umum guna menjemput warga  menuju  ke Gerai Vaksin dan diantar kembali  rumah ke  masing masing  setelah mendapatkan Vaksinasi.

Selain itu , Anggota Personil Polres Malaka  memberikan sosialisasi dan membantu warga yang akan di Vaksin dan membagikan masker gratis kepada warga yang tidak menggunakan masker. ( ed/boni)