Milenials Pecinta Malaka Ajak Generasi Muda Hijaukan Bantaran Sungai Benenai

Kelompok Anak Muda Malaka yang menamakan diri Milenials Pecinta Malaka ( MPM) mengajak seluruh generasi muda Malaka untuk memiliki kepedulian dan rasa cinta untuk kembali menghijaukan tanah Malaka terutama sepanjang bantaran Sungai Benenai.

Gerakan cinta lingkungan dengan cara melestarikan kembali lingkungan dengan penanaman pohon itu diharapkan para Milenials (Pemuda Malaka) tergerak hatinya untuk tetap menjaga dan melestarikan Alam Malaka, Timor, NTT, Indonesia dan bahkan Dunia, di tengah carut-marut giat perusakan alam dan lingkungan tempat tinggal manusia dan seluruh makhluk hidup.

Para Pemuda (Milenials) hendaknya bisa mengisi hari-harinya dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat seperti melestarikan alam dengan penuh semangat, kreativitas dan penuh energi sambil melakukan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat bagi sesama

Harapan itu disampaikan koordinator MPM, Roy Tei Seran ( RTS) disela kegiatan penanaman 2000 anakan pohon di bantaran Sungai Benenai, Minggu ( 12/12-2021)

Dikatakannya, sebagai kaum milenials pihaknya selalu mengajak semua generasi muda Malaka teristimewa kaum milenials untuk terlibat dalam kegiatan bermartabat itu, dari pada membuang waktu dengan kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat, dan mengisi massa muda ini dengan Mencintai dan Melayani TUhan lewat kepedulian terhadap Tanah, sesama dan alam dunia.

Roy menjelaskan Kegiatan penanaman pohon sepanjang DAS Benenai itu disupport oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Benenain, dengan memberikan 2.000 anakan Pohon, berbagai jenis, di antaranya: pohon Flamboyan, Salam, Jambu Mete, Mahoni, Merbau, Sengon, Kemiri, Lamtoro Teramba, Trambesi, Kelor ditambah dengan Bambu yang dibawa secara mandiri oleh peserta.

” Kegiatan penanaman pohon ini direncanakan dilakukan secara berkesinambungan yang dimotori
Milenials Pecinta Malaka (MPM), dimana dalam kegiatannya akan bergandengan tangan dan bekerja sama dengan siapapun yang punya kepedulian terhadap anak cucu Malaka, dan terutama Ibu Bumi Malaka. Jika Tuhan, Leluhur, Alam dan sesama merestui, maka rencananya, kegiatan ini akan berlangsung terus menerus mulai dari Malaka melewati Belu, TTU, hingga sampai ke Hulu sungai Benenai di TTS-Mutis”, tandas Roy penuh semangat.

Penjabat Kepala Desa Haitimuk, Agustinus Bria, dalam kesempatan yang sama mengapresiasi semangat kaum Milenials Malaka Hijau untuk menghijaukan DAS Benenai. Menurut dia, gerakan ini patut diteladani sebagai wujud cinta lingkungan dan cinta bumi.

“Kegiatan ini sangat positif dan kami pemerintah desa sangat mendukung. Kami juga sangat berterimakasih karena Milenials Malaka mau melakukan kegiatan positif ini di wilayah Desa Haitimuk”, ujar Agustinus.

Kegiatan pada Minggu sore ini melibatkan pula Pemerintah Desa Haitimuk, staf Dinas Kehutanan, Komunitas Wartawan (KONTAS) Malaka dan Ketua Kosgoro Kabupaten Malaka, Yohanes Germanus Seran. ( boni)