Lorens Haba : Sekda Bere Keliru Deklarasi Diri Gunakan Momentum Open House Natal 25 Desember

Sekda Malaka, Donatus Bere, SH dinilai keliru memanfaatkan momentum Open House Natal yang digelar di rumah jabatan Sekda di Fuiklaran – Desa Angkaes – Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka , Sabtu ( 25/12-2021) mendeklarasikan diri untuk mencalonkan diri menjadi Bupati Malaka pada Pilkada Malaka 2024 mendatang.

Ada dua kekeliruan Sekda Malaka dalam peristiwa Pendeklarasian diri sebagai Calon Bupati Malaka tahun 2024.

Pertama, Sebagai ASN aktif dan masih aktif sebagai Sekda Malaka harusnya tidak mendeklarasikan diri menggunakan momentum tersebut karena statusnya masih ASN aktif dan masih menjabat sebagai Sekda Malaka sehingga dengan adanya peristiwa itu Sekda Malaka tidak memberi contoh yang baik untuk para ASN dan Pejabat di lingkup Pemkab Malaka.

Kedua, Dengan pendeklarasian diri menjadi calon Bupati Malaka 2024 terlihat jelas Sekda Malaka menyalahgunakan kewenangannya untuk mendeklarasikan diri menggunakan momentum Open House yang jelas-jelas acara itu diselenggarakan pemerintah menggunakan uang rakyat.

Sekretaris Camat ( Sekcam ) Io Kufeu, Lorens Haba mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun- Ibu Kota Kabupaten Malaka, Selasa (28/12-2021)

Dikatakannya, tindakan Sekda Malaka, Donatus Bere, SH mendeklarasikan dirinya untuk maju menjadi Calon Bupati Malaka dalam Pilkada Malaka 2024 merupakan tindakan yang keliru yang tidak patut dicontoh para ASN dan Pejabat di lingkup Pemkab Malaka karena secara etika itu bentuk pelanggaran yang tidak patut ditiru. ” Bagaimanapun Sekda Malaka itu belum resmi pesiun dan masih berstatus sebagai ASN dan Pejabat dilingkup Pemkab Malaka sehingga tidak elok untuk deklarasikan diri untuk maju Pilkada sebelum lepas tugas sebagai ASN dan Pejabat”, beber Lorens.

” Pendeklarasian diri untuk maju dalam Pilkada Malaka menggunakan momentum Open House Natal di Rumah Jabatan Sekda itu bisa dikategorikan bentuk pelanggaran berat karena menyalahgunakan jabatan serta memanfaatkan uang negara untuk kepentingan pribadi. Ini yang harus dikoreksi”, tandasnya.

” Harusnya sebagai ASN dan Pejabat Senior di lingkup Pemkab Malaka Sekda Malaka harus memberi contoh yang baik untuk rakyat terutama para ASN dan Pejabat”, ujarnya.

Sekda Malaka, Donatus Bere, SH ketika dikonfirmasi wartawan melalui hand phone selulernya membenarkan adanya peristiwa penyampaian niatnya untuk maju sebagai Calon Bupati Malaka 2024 dalam momentum open house di rumah jabatan Sekda Malaka.

” Ya benar, Saya harus menyampaikan itu secara terbuka agar diketahui publik terutama untuk menjawab banyak pertanyaan dari keluarga dan masyarakat luas. Tiap hari saya sering ditanya keluarga dan ditelpon masyarakat setelah pensiun ini saya mau buat apa. Dari pada ditutup tutupi sebaiknya saya sampaikan secara terbuka agar tidak menjadi bahan pertanyaan masyarakat”, Jelas Sekda Bere.

Terkait tudingan bahwa dirinya menyalahgunakan jabatan memanfaatkan momentum Open House di Rumah Jabatan, Sekda Bere menepis isu bahwa dirinya menyalahgunakan jabatannya.

” Ah, itu tidak benar dan terlalu jauh . Situasi saat open house itu yang hadir kebanyakan dari keluarga dan masyarakat dimana mereka terlihat mempertanyakan setelah pensiun nanti saya mau buat apa. Merespon banyak pertanyaan seperti itu secara spontan saya berdiri dan menyampaikan niat itu supaya tidak lagi mereka bertanya yang aneh-aneh”

” Yang pasti setelah Pensiun ini mulai awal tahun depan saya sudah merapatkan barisan untuk persiapan Pilkada 2024. Saya bersama keluarga besar sudah sepakat supaya saya bisa maju sebagai calon Bupati dalam Pilkada Malaka 2024″, tandasnya. ( boni)