Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia, Presiden LIRA Andi Syafarani: Kita Kehilangan intelektual Islam.

Boni Atolan

 

Jakarta – Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra, CBE.meninggal dunia, Minggu (18/9) di Malaysia. Kabar duka meninggalnya Prof Dr Azyumardi Azra, CBE. disampaikan Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Andi Syafrani melalui pesan Whatts App DPP LIRA. Prof Dr Azyumardi Azra, CBE. saat ini tercatat sebagai Pembina Lumbung Informasi Rakyat masa bakti 2022 – 2027.
“Keluarga besar LIRA kehilangan tokoh intelektual. Kabarnya beliau meninggal pukul 12.30 waktu setempat. Sekarang jenazahnya sedang diurus keluarga dan pihak kedutaan,” kata Andi kepada media ini.

Kita kehilangan tokoh intelektual Islam, banyak hal yang disampaikan saat kami meminta kesediaannya menjadi bagian dari Dewan Pembina LIRA bersama sejumlah tokoh nasional. Kita baru mengagendakan agar pengurus DPP LIRA dapat bertemu pasca pengukuhan akhir Juli lalu, namun Tuhan punya rencana lain. Selamat jalan guru besar UIN Syarif Hidayatullah, lanjut Andi Syafrani yang juga Dosen UIN Syarif Hidayatullah.

Kabar yang beredar, sabtu (17/9/2022) dalam penerbangan menuju Kuala Lumpur, Prof Dr Azyumardi Azra, CBE. Terkena serangan jantung, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Selangor, Malaysia untuk mendapatkan perawatan intensif di ruangan zona merah yang lazimnya digunakan untuk perawatan pasien Covid-19.

Prof Dr Azyumardi melakukan perjalanan ke Malaysia dalam rangka memenuhi undangan dari Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) untuk menghadiri Konfrensi Internasional Kosmopolitan Islam yang dilaksankan di Selangor, Malaysia tanggal 17 September 2022. Kehadirannya merupakan bagian dari salah satu pembicara dalam konfrensi tersebut.

Mendengar musibah yang menimpa Prof Dr Azyumardi hari sabtu, istri dan anaknya langsung menyusul ke Malaysia.
Azyumardi adalah Ketua Dewan Pers periode 2022-2025. Dia juga dikenal sebagai salah satu intelektual Islam terkemuka. Karya-karyanya tersebar di jurnal ilmiah hingga media massa.

Selain itu Azyumardi produktif menulis buku. Beberapa karyanya yang dikenal luas antara lain Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII (2004); Renaisans Islam Asia Tenggara (1999); Pergolakan Politik Islam (1996).

Azyumardi juga tercatat sebagai guru besar UIN Syarif Hidayatullah. Dia juga mendapatkan gelar ‘Commander of the Order of British Empire (CBE)’ dari Ratu Elizabeth II pada tahun 2010 lalu. (fw)